Profil

Pendahuluan

Yayasan Zigma Riski Nusantara merupakan yayasan yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat kami melahirkan sebuah gerakan yang kami namakan gerakan

  1. Sarjana Mandiri Membangun Bangsa (SM2B), dengan program yang kami sebut Lulus Kerja Kuliah Jadi Sarjana ( program LUSERAJANA). Gerakan ini membantu anak-anak kuadran 4 lulusan SMK,SMA/yang sederajat untuk bisa Bekerja dan Kuliah, disini mereka akan kita bantu untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang layak dan kuliah di kampus yang berkualitas
    Program ini mencoba untuk menjawab permasalahan bangsa yaitu tentang masalah masih tingginya angka pengangguran dan kurangnya Indek Pendidikan Tinggi dan Indeks Pendapatan Masyarakat kita sebagaimana kita ketahui sumber dari Dikti Angka Partisipasi Kasar Indonesia (APK)Nasional Pendidikan Tinggi kita hanya 27.1%. Program mencoba memmberikan salah satu solusi yaitu dengan membantu memmberikan anak-anak kita pekerjaan sehingga setelah mereka bekerja dan mendapatkan upah yang layak sehingga bisa mereka pergunakan untuk membayar Kuliah.
  2. Gerakan Santri Kuliah/ Gerakan Santri Membangun Bangsa, merupakan  program perencanaan karir untuk santri yang mondok di pesantren  untuk di ajak kuliah jurusan umum yang di laksanakan di dalam pesantern itu sendiri sehingga marwah dan kultur pondok pesantren tetap terjaga   diharapkan di masa mendatang  menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi akademik dan atau professional yang berahlaqul karimah yang mampu bersaing secara global dan bisa mewarnai di berbagai aspek dan lini pekerjaan.program ini kami namakan Program LUMANJADA (Lulus Mondok Santri Jadi Sarjana)

Latar Belakang SM2B
Letak geografis yang strategis, SDM yang melimpah yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan juga merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dengan kekayaan Alamnya (SDA) yang Kaya (GEMAH RIPAH LOH JINAWI) tidak akan berarti jika kita tidak mempersiapkan generasi kita dengan pendidikan yang relevan dan bermakna.

Disisi lain masalah pengangguran dan rendahnya pendidikan dimasa mendatang akan semakin meningkat menimbulkan masalah-masalah baru yang semakin kompleks mulai dari kebodohan, kemiskinan, kerawanan sosial sampai pada persoalan sosial lainnya, Belum lagi 2015 MEA(AEC) sudah berlaku kalo kita tidak menyiapkan generasi kita niscaya kita akan jauh tertinggal dengan Negara Asia lain bahkan tidak menutup kemungkinan nasib anak-anak kita akan menjadi”BURUH DI NEGERI SENDIRI !!

Latar Belakang Gerakan Santri Kuliah 

Menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban sejak lahir hingga sampai liang lahat, perlu ada keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan Agama. Kalau di pulau jawa atau daerah lain terdapat pesantren yang sekaligus mendirikan sekolah umum. Hal ini tidak menimbulkan masalah karena yang mengatur waktu dan system pembelajaran adalah satu lembaga yaitu pondok pesantren
Tetapi banyak Pondok Pesantren yang berdiri merupakan pondok pesantren murni yang sama sekali tidak memasukan pelajaran umum dalam kurikulumnya. Maka salah satu Alternatif bagi masyarakat yang menginginkan anaknya mendalami ilmu agama dan illmu pengetahuan umum adalah dengan cara memasukan anaknya ke sekolah umum, dan sekaligus menitipkan anaknya di pondok pesantren.
Pada kenyataannya sering terjadi tarik menarik kepentingan antara sekolah dan Pondok pesantren yang akhirnya membuat kebingungan pada siswa / santri. Dan tidak jarang berakhir dengan memilih salah satu sekolah atau Pesantren walau itu merupakan pilihan yang dilematis. di program LUMANJADA UT masalah tersebut akan terjawab karena santri tidak perlu pergi ke luar pondok untuk mendapatkan pendidikan tinggi cukup penyelenggaraan PJJ di laksanakan di dalam pondok.
Tujuan GERAKAN SARJANA MANDIRI

  • Berpartisipasi Membantu Pemerintah dalam mengurangi tingginya angka pengangguran
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Pendidikan Tinggi ,
  • Menyiapkan Masyarakat di bidang Skill dan Pengalaman Kerja untuk menghadapi MEA
  • Membekali Peserta dengan kemampuan bahasa Asing (Inggris dan Mandarin dll)
  • Menyiapkan SDM Indonesia yg berdaya saing Dan Punya Pengalam Kerja di MNC dalam menghadapi MEA
  • Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya Perencanaan Karir menyambut MEA

Tujuan GERAKAN SANTRI 

  1. Menyediakan akses pendidikan tinggi yang berkualitas dunia bagi seluruh lapisan masyarakat terutama di pondok pesantren Indonesia bekerjasama dengan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia
  2. Dengan bekerjasama dengan pondok pesantren kami mengharapkan mampu menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi akademik dan atau professional yang berahlaqul karimah yang mampu bersaing secara global
  3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat bernasis pengetahuan ( knowledge based society )

Manfaat GERAKAN SARJANA MANDIRI

  • Mengurangi Tingginya Angka Pengangguran.
  • Meningkatkan Indeks Pendidikan Tinggi Di Masyarakat.
  • Meningkatkan Skill dan memberikan pengalaman kerja di MNC.
  • Meningkatkan Ketrampilan Berbahasa Asing
  • Menciptakan SDM Yang Berdaya Saing Dengan bangsa Asia lainya
  • Memberikan Peserta Perencanaan Karir Yang Jelas (S1 Usia 22 Th, S2 Usia 24 Th)

Manfaat GERAKAN SANTRI KULIAH

  1. Memberikan akses santri untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus keluar dari pondok sehingga marwah santri dan kultur pondok tetap terjaga.
  2. Pondok bisa sebagai pengurus pokjar Kampus  yang lebih tau karakter dan culture pondok itu sendiri sehingga santri tidak akan menyimpang dari visi misi pondok pesantren
  3. Santri bisa meningkatkan kompetensi dan partisipasi nyadalam pendidikan berkelanjutan sehingga mendapatkan ilmu agama dan ilmu umum secara bersamaan menuju masyarakat yang intelek dan berahlaqul karimah